Minggu, Juni 9, 2024
spot_img

Bhayangkara FC Bantah Paksa Witan dan Putu Gede Datang

BolaMilenia.com – COO Bhayangkara FC, Sumardji, membantah memaksa Witan Sulaeman dan Putu Gede Juniantara datang ke klubnya. Dia bilang kalau timnya mendatangkan pemain sesuak dengan prosedur.

Seperti diketahui, tim berjuluk The Guardian itu melakukan pergerakan cepat pada bursa transfer pertengahan musim Liga 1 2023-24. Tak hanya pada posisi pemain asing, akan tetapi penambahan kekuatan juga ada di pos pemain lokal.

Pergerakan yang dilakukan The Guardian pada bursa transfer memang beralasan. Mengingat tim saat ini masih ada di juru kunci klasemen sementara. Dari 19 laga yang dimainkan total baru sembilan poin yang mampu dikemas.

Namun pergolakan terjadi ketika tim meresmikan I Putu Gede Juni Antara dari Persib Bandung dan Witan Sulaeman dari Persija Jakarta. Banyak kabar miring yang menghiasi. Mereka disebut cuma bermodal surat tugas untuk memanggil Putu Gede, lalu dilaporkan memaksa mendatangkan Witan dari Persija.

Sumardji, menerangkan jika proses perekrutan kedua pemain tersebut sudah sesuai prosedur. Putu misalkan, diterangkan Sumardji jika pada awal kepindahannya, pihak Persib, Putu, dan The Guardian sudah sepakat jika bek kanan tersebut bisa kembali ditarik jika dibutuhkan.

“Dari awal perpindahan Putu ke Persib, pihak Bhayangkara FC, manajemen Persib dan Putu sendiri sudah sepakat, jika Putu dibutuhkan kembali ke Bhayangkara maka pihak Persib harus melepasnya,” ungkap Sumardji.

“Tidak hanya asal melepas, kami juga membayarkan konpensasi pelepasan Putu kepada pihak Persib. Jadi kabar yang selama ini beredar terkait kembalinya Putu ke Bhayangkara tanpa konpensasi itu tidak benar,” lanjut dia.

Bhayangkara FC pun Keluarkan Kocek Tebal buat Witan

Persija

Selain Putu, kabar soal perekrutan Witan Sulaeman dengan status pinjaman juga ingin diluruskan Sumardji. Dirinya menegaskan, jika pihak Macan Kemayoran, julukan Persija, lah yang menawarkan winger berusia 22 tahun tersebut kepada Bhayangkara FC.

“Kalau soal peminjaman dia, Persija sendiri yang menawarkan kepada kami. Sebetulnya tidak hanya Witan, akan tetapi ada satu pemain lagi yang ditawarkan kepada kami. Tapi akhirnya kami hanya meminjam dia,” tutur Sumardji.

“Untuk peminjamannya, biaya yang kami keluarkan sangat besar. Jadi semua proses pelepasan dengan skema apapun tetap harus ada konpensasinya. Tidak benar jika hanya mendatangkan begitu saja,” ujar dia menjelaskan.=

Related Articles

Stay Connected

225,636FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru