Minggu, Juni 23, 2024
spot_img

Permainan Timnas U-22 Indonesia Buat Tegang dan Stres

BolaMilenia.com – Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengaku sangat tegang menyaksikan pertandingan timnas U-22 Indonesia melawan Vietnam. Duel timnas U-22 Indonesia Vs Vietnam merupakan pertandingan semifinal SEA Games 2023 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5/2023).

Untung saja dalam laga itu, timnas U-22 Indonesia sukses meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Vietnam. Kemenangan ini sangat disyukuri Amali karena timnas U-22 Indonesia sempat bermain dengan 10 orang usai Pratama Arhan diganjar kartu merah sejak menit ke-60.

Dilansir dari laman resmi PSSI, Amali mengatakan untuk pertama kalinya ia deg-degan menyaksikan perjuangan Marselino Ferdinan dkk. Untung saja ketika Muhammad Taufany mencetak gol di menit-menit akhir, Amali lega.

“Kali ini saya menonton pertandingan berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Saya sangat tegang dan stres. Kalau dulu-dulu, saya kan bukan pengurus PSSI. Hari ini saya sebagai pengurus PSSI,” ucap Amali.

“Ini yang membuat beban buat saya sangat tegang. Apalagi ketika kehilangan Pratama Arhan karena kartu merah, sehingga kita bermain dengan 10 pemain. Tentu ini sangat berat bagi kami. Tetapi Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan ini dan melangkah ke final.”

Timnas U-22 Indonesia Vs Thailand di Final

Indonesia vs Vietnam, SEA Games 2023 - PSSI
PSSI

Di laga final nanti, timnas U-22 Indonesia akan melawan Thailand. Thailand sebelumnya sukses menang besar 3-0 melawan Myanmar.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu meminta para pemain timnas U-22 Indonesia mempunyai mental baik di laga final. Ia ingin timnas U-22 Indonesia bisa membungkam Thailand.

“Mudah-mudahan anak-anak semakin percaya diri dan mentalnya semakin bagus. Karena final ini ketegangannya makin lebih berat daripada pertandingan sebelumnya,” ucap Amali.

Related Articles

Stay Connected

225,636FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru