Minggu, Juni 23, 2024
spot_img

Jordi Amat Kenang 2 Kali Pecundangi Manchester United

BolaMilenia.com – Jordi Amat baru-baru ini bercerita tentang kenangannya ketika berseragam Swansea City mempecundangi Manchester United. Bahkan, dia dan mantan timnya itu pernah bikin United gigit jari di Old Trafford.

Jordi memyebut, kalau kenangan berharganya adalah saat membantu Swansea mengalahkan Manchester United sebanyak dua kali pada 2014 dan 2015. Tentunya itu adalah kenangan yang luar biasa. Hal itu karena The Swans adalah tim non-unggulan di English Premier League (EPL) saat itu.

Namun di bawah arahan manajer Garry Monk, mereka melakukan apa yang selama ini dianggap mustahil melawan United yang saat itu dilatih oleh Louis van Gaal. Lebih manis lagi, salah satu kemenangan itu tercatat di Old Trafford pada Agustus 2014 dengan Jordi Amat tampil sebagai starter selama 90 menit. Untuk kapten Southern Tigers, itu adalah sesuatu yang akan dia ingat selamanya.

“Ya, saya bermain melawan banyak pemain hebat. Terkadang, saya tidak ingat berapa banyak pemain yang saya hadapi. Ya, saya telah bermain di liga profesional selama 12 tahun dan mendapatkan banyak pengalaman pertandingan,” tutur Jordi Amat via Astro Arena.

Jordi Amat Kenang 2 Kali Pecundangi Manchester United
PSSI

“Saya bangga dengan semua ini dengan beberapa momen indah yang akan saya ingat selamanya. Di Swansea, di EPL kami mengalahkan Manchester United dua kali. (Permainan) tandang, itu gila (dengan) saya bermain 90 menit di kedua pertandingan,” tambahnya.

Tentu yang lebih istimewa, saat itu Jordi Amat dan Swansea City bisa mengalahkan Red Devils yang masih diisi sejumlah pemain bintang. Salah satu yang dibikin mati kutu olehnya ialah Wayne Rooney.

“Ya, kami bermain melawan (Wayne) Rooney, melawan (Rio) Ferdinand. Ini adalah kenangan yang baik dan saya mencoba untuk membawa semua pengalaman ini di ruang ganti dan dengan rekan satu tim saya, untuk berbagi momen seperti ini,” katanya.

Jordi Amat “Dimusuhi” Pemain JDT karena Hal Itu

Diakuinya ingatan itu terkadang mengundang ejekan dari para pemain JDT pendukung The Red Devils. Terlepas dari semua itu, bek tengah berusia 31 tahun itu mengakui atmosfer di Old Trafford dianggap sebagai yang terbaik untuk seorang pesepak bola.

“Ya saya tahu. Semua rekan tim saya juga mendukung Manchester United. Dan bisa saya katakan, (Old Trafford) adalah stadion terbaik yang pernah saya mainkan. Old Trafford luar biasa tapi senang bisa menang di sana. Jadi, ini momen yang luar biasa bagi saya,” tuntasnya.

Related Articles

Stay Connected

225,636FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru